Jumat, 23 September 2011

PELAKSANAAN PENDIDIKAN


PELAKSANAAN PENDIDIKAN
AKADEMI KEPERAWATAN
PEMERINAH KABUPATEN BELITUNG




1.1.            PENGERTIAN
Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI. No. HK.00.06.2.4.3199 tentang petunjuk teknis Penyelenggaraan Pendidikan Jenjang Pendidikan Tinggi Pendidikan Tenaga Kesehatan tanggal 14 September 2004, adalah :
1.      Sistem Kredit
Adalah suatu system penyelenggaraan pendidikan dimana beban studi peserta didik, beban kerja  tenaga pengajar dan beban penyelengaraan suatu mata kuliah tertentu, kesemuanya dinyatakan dalam kredit.
2.      Semester
Suatu sumber adalah jangka waktu terkecil untuk menyatakan lamanya pendidikan suatu mata kuliah tertentu. Jangka waktu ini umumnya setara dengan 18 – 20 minggu (disesuaikan dengan Peraturan mendikbud No. 056/U/1984)
1.2.            JENIS DAN NILAI PENGALAMAN BELAJAR
Jenis dan nilai kredit pengalaman belajar mencakup :
1.      Pengalaman Belajar Ceramah (PBC)
Adalah kegiatan belajar mengajar yang bahan pengajarannya disampaikan dengan cara lisan. Nilai kredit PBC ditentukan berdasarkan atas beban kegiatan yang mencakup kegiatan tiga macam kegiatan per minggu selama satu semester yaitu tatap muka, kegiatan terstruktur dan pengembangan materi dosen.
a.       Peserta Didik
1)      60 menit acara tatap muka terjadual dengan dosen.
2)      60 menit  acara kegiatan pengajaran terstruktur yaitu kegiatan studi yang tidak terjadual tetapi direncanakan oleh dosen.
3)      60 menit acara kegiatan mandiri, yaitu kegiatan yang harus dilakukan peserta didik secara mandiri mengalami, mempersiapkan atau tujuan lain sebagai tugas pendidikan.

b.      Tenaga pengajar/dosen
1)      60 menit  acara tatap muka terjadwal dengan peserta didik.
2)      60 menit acara perencanaan, pemeriksaan dan penilaian proses belajar mengajar terstruktur.
3)      60 menit pengembangan materi atau bahan kuliah, seperti lembaran tugas, lembaran kerja, akibat dan lain – lain.
4)      60 menit pengembangan materi atau bahan kuliah, seperti lembaran tugas, lembaran kerja, diktat dan lain–lain.

2.      Pengalaman Belajar Diskusi (PBD) atau Seminar (S)
Pengalaman Belajar Diskusi (PBD) atau Seminar (S) adalah kegiatan belajar mengajar yang dikemukakan dalam diskusi kelompok dalam PBD/ S terjadi interaksI dan diskusi yang memungkinkan peserta didik mendapat pengalaman belajar konkrit dan aktif. Nilai kredit 1 SKS PBD/ S mencakup 60 menit interaksi dan diskusi per minggu selama satu semester.

3.      Pengalaman Belajar Praktika (PBP) atau Praktik Laboratorium (L)
Pengalaman Belajar Praktik (PBP) adalah kegiatan belajar mengajar di laboratorium yang memungkinkan peserta didik memperoleh pengalaman kongkrit, menguji coba pengetahuan dan keterampilan yang sudah diperoleh sebelumnya dengan cara demonstrasi, redemonstrasi atau stimulus. Pada PBD/ L proses belajar mengajar dapat terjadi secara mandiri ataupun melalui interaksi kelompok.
Nilai satu SKS PBP/ L adalah bila tiap minggu dalam satu semester dilakukan kegiatan sebagai berikut :
a.       180 menit praktik terjadual
b.      60 menit kegiatan akademik terstruktur
c.       60 menit kegiatan akademik mandiri
Jika kegiatan akademik terstruktur dan mandiri tidak dapat dijalankan pada program yang berintikan kegiatan praktikum, maka sebagai pedoman untuk menentukan nilai kredit 1 SKS = 2 x 60 menit PBP dipakai lama waktu 3-4 jam kegiatan praktikum terjadwal di laboratorium setiap minggu selama satu semester.

4.      Pengalaman Belajar Klinik (PBK) atau Praktik Klinik (P)
Pengalaman Belajar Klinik (PBK) memberi kesempatan belajar kepada peserta didik untuk mengalami dan mempraktikkan serta mencoba secara nyata pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh pada setiap tahap pendidikan disertai sikap profesional sesuai dengan persepsinya penguasaan kognitif dan keterampilan/ psikomotor dan sikap yang telah diperoleh serta dipelajari atau dipraktikkan secara utuh di klinik. Nilai kredit 1 SKS untuk PBK sama dengan kegiatan praktik klinik 4-5 minggu.

5.      Pengalaman Belajar Lapangan (PBL)
Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) memberi kesempatan belajar kepada peserta didik untuk mengalami dan mempraktikkan serta mencoba secara nyata pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh pada setiap tahap pendidikan disertai sikap profesional sesuai dengan persepsinya penguasaan kognitif dan keterampilan/ psikomotor dan sikap yang telah diperoleh serta dipelajari atau dipraktikkan secara utuh di klinik. Nilai kredit 1 SKS untuk PBL sama dengan kegiatan praktik lapangan selama 4-5 minggu selama satu semester.

6.      Penyusunan Karya Tulis
Penyusunan karya tulis adalah kegiatan belajar mengajar yang memberi kesempatan kepada peserta didik dalam mengungkapkan kemampuan penalaran secara komprehensif melalui tulisan sesuai dengan ruang lingkup dan tanggung jawab profesinya.
Nilai 1 SKS penyusunan karya tulis setara dengan 4-5 jam sehari kerja selama 1 bulan (satu bulan setara dengan 25 hari kerja efektif).
7.      Mata Kuliah dan Jumlah sks
a.      Semester ganjil tingkat 1,2 dan 3
Semester I :
Kebutuhan Dasar Manusi I
Kebutuhan Dasar Kpwt
Agama
Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
Anatomi Fisiologi
Fisika dan Biologi
Psikologi
Ilmu Gizi
Mentoring


(4 sks : 2 sks teori, 2 sks praktek)
(4 sks : 2 sks teori, 2 sks praktek)
(2 sks : 1 sks teori, 1 sks praktek)
(2 sks): 2 sks teori)
(2 sks : 1 sks teori, 1 sks praktek)
(4 sks : 2 sks teori, 2 sks praktek)
(2 sks : 1 sks teori, 1 sks praktek)
(2 sks : 1 sks teori, 1 sks praktek)
(2 sks : 2 sks teori)
(2 sks : 2 sks teori)
Semester III :
Keperawatan Profesional
Promosi Kesehatan
Dokumentasi Keperawatan
Keperawatan Medikal Bedah I
Keperawatan Medikal Bedah II
Bahasa Inggris I
Manajemen Keperawatan
Mentoring

( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek )
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek )
(4 sks:2 sks teori, 2 sks praktek)
( 3 sks: 3 sks klinik )
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek )
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek )
( 2 sks : 1 sks teori)
Semester V :
Keperawatan Komunitas I
Keperawatan Anak II
Keperawatan Maternitas II
Keperawatan Medikal Bedah IV
Keperawatan Jiwa II
Mentoring

( 3 sks: 2 sks teori, 1 sks praktek )
(2 sks klinik)
(2 sks klinik)
(2 sks klinik)
(2 sks klinik)
( 2 sks : 1 sks teori)


b.      Semester genap tingkat 1, 2 dan 3
Semester II :
Komunikasi dalam Keperawatan
Mikrobiologi dan Parasitologi
Etika Keperawatan
Farmakologi
Biokimia
Sosiologi
Patologi
Kebutuhan Dasar Manusia II
Komputer
Mentoring


(2 sks:1 sks teori, 1 sks praktek)
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek )
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek )
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek )
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek )
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek )
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek )
( 6 sks: 2 sks teori, 4 sks praktek )
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek )
( 2 sks : 1 sks teori)

Semester IV :
Bahasa Inggris II
Keperawatan Anak I
Riset Keperawatan
Keperawatan Medikal Bedah III
Keperawatan Maternitas I
Keperawatan Jiwa I
Mentoring


( 2 sks: 2 sks teori )
( 4 sks: 2 sks teori, 2 sks praktek )
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek )
( 4 sks: 2 sks teori, 2 sks praktek )
( 4 sks: 2 sks teori, 2 sks praktek )
( 4 sks: 2 sks teori, 2 sks praktek )
( 2 sks : 1 sks teori)

Semester VI :
Keperawatan Keluarga
Keperawatan Komunitas II
Keperawatan Gerontik
Keperawatan Gawat Darurat
Mentoring


( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks lapangan)
( 3 sks:  lapangan )
( 2 sks: 1 sks teori, 1 sks lapangan)
( 3 sks: 1 sks teori, 1 sks praktek, 1 sks klinik )
( 2 sks : 1 sks teori)


1.3.            KARTU RENCANA STUDI
1.      KRS berisi daftar mata kuliah yang akan ditempuh mahasiswa dalam semester yang bersangkutan.
2.      KRS diisi oleh mahasiswa dan mahasiswa dan disetujui oleh dosen PA.

1.4.            PRASYARAT MENGIKUTI UJIAN TENGAH SEMESTER AKHIR SEMESTER DAN UJIAN AKHIR PROGRAM (UAP)
Mahasiswa diperkenankan mengikuti UTS ataupun UAS apabila telah memenuhi persyaratan sebagai berikut :
1.      Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester yang bersangkutan
2.      Memenuhi persyaratan ketidak hadiran minimal 75 % untuk setiap mata ajar yang diambil pada semester yang bersangkutan
3.      Alasan ketidak hadiran hanya dapat dibenarkan jika sakit dengan surat keterangan dokter
4.      Memenuhi prasyarat administrasi antara lain membayar biaya semester yang bersangkutan.
5.      Untuk ujian akhir program maka mahasiswa harus lulus semua mata kuliah yang dipersyaratkan pada program diploma III kesehatan.

1.5.            PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH
Untuk mengakhiri studi pada tahap akademik maka mahasiswa diwajibkan melakukan penyusunan karya tulis ilmiah dengan ketentuan sebagai berikut :
1.      Mahasiswa telah menyelesaikan seluruh mata kuliah pada semester I dampai dengan semester 6 atau 85% dari total beban studi kumulatif .
2.      Paling sedikit 16 sks mata kuliah yang belum lulus.
3.      Pembimbing utama dan pendamping pada dasarnya adalah tenaga akademik tetap.
4.      Telah memenuhi persyaratan administrasi pendidikan termasuk melunasi iuran semester dan biaya ujian akhir program.
5.      Huruf mutu karya tulis ilmiah sekurang-kurangnya adalah 3,00 dinyatakan lulus

1.6.            PENILAIAN BELAJAR
1.      Pengertian
Penilaian adalah semua upaya membandingkan hasil pengukuran terhadap patokan atau bahan yang sudah dibakukan dan hasilnya dinyatakan dengan lambang yang menyatakan nilai tertentu.
2.      Penilaian Acuan Patokan (PAP)
Penilaian Acuan Patokan (Creterion Reference Evaluation) adalah pendekatan penilaian yang membandingkan hasil pengukuran terhadap seorang mahasiswa dengan patokan “Batas Lulus” yang ditetapkan untuk masing – masing penguasaan bidang studi.


Hasil Belajar dinyatakan dalam Lambang dan Angka Mutu sebagai berikut :

Nilai Absolut
Lambang
Angka Mutu
79 – 100
A
3,51 – 4,00
68 – 78
B
2,75 – 3,5
58 – 67
C
2,00 – 2,74
41 – 57
D
1,00 – 1,99
0 – 40
E
0,00 – 0,99


1.7.            JENIS DAN TEKNIK
Penilaian dapat dilaksanakan dalam bentuk tertulis, tes lisan maupun tes perbuatan (keterampilan) dan tes sikap.
1.      Tes tertulis adalah tes yang dilaksanakan dengan mengutamakan penilaian terhadap jawaban tertulis mahasiswa.
2.      Tes Lisan adalah tes yang dilaksanakan secara lisan dan di jawab secara lisan pula oleh mahasiswa.
3.      Tes Perbuatan (Keterampilan) adalah tes yang dilaksanakan untuk mengetahui tingkat peserta didik dengan menunjukkan penguasaan keterampilan tertentu.
4.      Tes Sikap adalah tes yang dilaksanakan untuk menilai sikap mahasiswa dalam penampilan kerjanya. Tes ini dapat dilakukan tersendiri atau terpadu dengan tes keterampilan atau tes lain.

1.8.            MACAM – MACAM PENILAIAN DAN ASPEK YANG DINILAI
1.      Macam Penilaian
Pelaksanaan Penilaian dapat dilakukan dengan tes harian (Formatif) Ujian Tengah Semester (Semi Formatif), Ujian Akhir Semester (Sumatif) dan Penilaian tugas akhir :
a.       Tes Harian (Tes Formatif)
Tes harian dilakukan untuk mengetahui perkembangan, kesulitan atau hambatan yang dihadapi oleh mahasiswa dan dosen dalam melaksanakan proses belajar mengajar.
b.      UTS (Ujian Tengah Semester)
Ujian ini diadakan setelah lebih kurang delapan minggu tatap muka. Ujian Tengah Semester ini dapat berupa suatu tes atau penilaian partisipasi dalam kelas.
c.       Ujian Akhir Semester (Tes Sumatif)
Ujian Akhir Semester merupakan alat terpenting untuk mengevaluasi keberhasilan mahasiswa (dan tentunya juga “Keberhasilan” pelajarannya) dalam suatu semester.

2.      Aspek yang dinilai
Aspek yang dinilai mencakup aspek pengetahun, keterampilan dan sikap.

1.9.            MEKANISME PERBAIKAN NILAI
-         Setiap mahasiswa diwajibkan lulus mata kuliah pra syarat sebelum mengambil mata kuliah yang berkaitan pada semester berikutnya (minimal nilai harus D, baru dapat mengambil mata kuliah selanjutnya).
-         Nilai tidak lulus pada uji tulis atau uji praktik D/E, maka bisa diperbaiki dengan cara :
1)      Untuk nilai D dapat diperbaiki dengan mengikuti Uji Ulang / Her bersamaan dengan tingkat dibawahnya, dan diwajibkan membayar biaya administrasi untuk kegiatan tersebut sebesar :
·           Ulang Uji Tulis                 :  Rp. 10.000/ sks
·           Ulang Uji Praktik             :  Rp. 33.000/ sks
·           Ulang Klinik                    :  Rp. 20.000/sks
2)      Untuk nilai E, diwajibkan mengikuti kulaih ulang penuh dan mengikuti seluruh proses evaluasi pada mata kuliah tersebut.

1.10.        KEBERHASILAN STUDI
1.      Keberhasilan Studi untuk setiap Mata Kuliah
Keberhasilan studi untuk setiap mata kuliah ditentukan dengan menggunakan PAN, PAP (Penilaian Acuan Patokan) atau Gabungan keduanya yang merupakan nilai kumulatif dan nilai tes harian, Nilai Ujian Tengah Semester dan Nilai Ujian Akhir Semester serta penilaian lainnya. Masing – masing kelompok diberi bobot sesuai dengan jenis mata kuliah dalam program pendidikan yang bersangkutan. Penilaian untuk masing-masing mata kuliah dinyatakan dengan nilai A (sangat baik), B (baik), C (cukup), D (kurang) dan E (buruk)

2.      Keberhasilan Semester
Keberhasilan studi semester ditentukan pada tiap akhir semester dengan cara menilai semua mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa selama semester yang baru berakhir. Keberhasilan ini terutama digunakan untuk menentukan beban studi yang boleh diambil pada semester berikutnya oleh mahasiswa yang bersangkutan. Secara keseluruhan keberhasilan studi mahasiswa dinyatakan dengan Indeks Prestasi atau lebih dikenal dengan singkatan IP. Indeks Prestasi ini sangat penting dalam menentukan kegiatan akademik mahasiswa yang bersangkutan. Pertama IP seorang mahasiswa akan menentukan jumlah kredit yang dapat ditempuh pada semester berikutnya. Kedua IP juga akan menentukan boleh tidaknya mahasiswa yang bersangkutan melanjutkan pendidikan akademi.
Untuk menyesuaikan kemampuan seseorang mahasiswa dengan mata kuliah yang ditempuh, maka Indeks Prestasi yang diperoleh pada suatu semester tertentu akan menentukan besarnya jumlah beban kredit yang dapat diambil pada semester berikutnya.
Untuk dapat melanjutkan ke semester ganjil tahun kedua sejak mahasiswa terdaftar harus memenuhi syarat :
a.       Lulus 60% dari jumlah sks yang diambil pada semester ganjil (I) dan genap (II) tahun pertama.
b.      IPK dari mata kuliah yang lulus tersebut harus >2,00.


Ketentuan beban kredit per semester :

INDEKS PRESTASI SEMENTARA
BEBAN KREDIT MAKSIMUM
> 3,00
24 SKS
2,50 – 2,99
21 SKS
2,00 – 2,49
18 SKS
1,50 – 1,99
15 SKS
1,5
12 SKS

3.      Keberhasilan Akhir Program
Keberhasilan akhir program harus dicapaii melalui ujian sesuai dengan tujuan pendidikan yang telah dituangkan kedalam kurikulum masing – masing program pendidikan. Ujian akhir yang dilaksanakan pada semester genap tahun ketiga.
Peserta didik yang telah mengumpulkan jumlah nilai kredit (sks) yang dipersyaratkan sesuai dengan masing – masing kurikulum program pendidikan tersebut apabila memenuhi syarat – syarat sebagai berikut :
b.      IPK > 2,00
c.       Tidak ada nilai D dan E
d.      Telah menyelesaikan Tugas Akhir / Karya Tulis sesuai dengan kurikulum masing – masing program pendidikan. Penyelesaia
e.       Penyusunan tugas akhir/karya tulis dalam perhitungan IPK tersebut diatas mempunyai nilai kredit 2-3 sks.

Peserta didik yang telah memenuhi persyaratan diatas dinyatakan telah lulus mengikuti program Diploma III Kesehatan. Pedoman Penyelenggaraan Ujian Akhir dituangkan dalam pedoman sendiri.

4. Yudisium
Yudisium kelulusan dinyatakan dengan predikan sebagai berikut :
            IPK 2,00 – 2,75 lulus dengan predikat memuaskan
            IPK 2,76 – 3,50 lulus dengan predikat sangat memuaskan
            IPK 3,51 – 4,00 lulus dengan pujian

5. Wisuda
a.       Wisuda Program Diploma III Kesehatan dilaksanakan 1 kali dalam setahun setiap bulan Oktober.
b.      Mahasiswa yang mengikuti wisuda harus menyertakan surat keterangan bebas dari pinjaman buku perpustakaan, telah menyerahkan karya tulis ilmiah (KTI) ke bagian perpustakaan dan tidak memiliki tunggakan administrasi.

6.      Ijazah
a.       Permohonan penandasan ijazah Diploma III Kesehatan harus dilengkapai dengan laporan kelulusan, berita acara ujian berikut nilai hasil ujian akhir program (UAP) sebagai pembulat studi dan transkip akademik untuk seluruh beban studi mahasiswa yang bersangkutan.
b.      Mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian program akademik akan mendapatkan ijazah Ahli Madya Keperawatan (Amd Kep)

1.11.        PEMBERIAN PENGHARGAAN
Pemberian penghargaan bagi mahasiswa yang berprestasi dengan kriteria :
a.       IP lebih dari 3,75  mendapat potongan biaya kuliah 50 %.
b.      IP 3,5 sampai dengan 3,75 mendapat potongan biaya kuliah 25 %
c.       IP 3,0 sampai dengan 3,45 mendapat potongan biaya kuliah 10 %.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar