Jumat, 07 September 2012

Peneliti Australia Atasi Penularan Demam Berdarah

Dua peneliti Australia mungkin telah menemukan kunci melawan virus yang mematikan.

Ahli serangga Scott Richie dan koleganya Scott O'Neill menemukan bahwa dengan menyuntikkan mikroba ke nyamuk, mereka bisa mencegah penyebaran virus dengue. 

[Scott O'Neill, Dekan Sains, Universitas Monash]:
"Ia bekerja seperti vaksin di nyamuk. Karena virus menyebar melalui nyamuk, jika kita bisa menyetop nyamuk itu tertular virus dengue, maka kita bisa mencegah penyebarannya."

Mereka menyuntikkan bakteri bernama "Wolbachia" ke embrio nyamuk yang membawa virus dengue.

Setelah embrio menetas, bayi nyamuk dibiarkan menghisap darah yang mengandung virus, namun mereka tidak tertular. 

Sekitar 300.000 dari nyamuk-nyamuk tersebut kemudian dilepas ke alam bebas. 

Allan Cullington, penduduk kota Cairns, berkata ia gembira dapat berpartisipasi. 

[Allan Cullington, Peserta Percobaan]:
"Saya cukup yakin bahwa tidak satupun dari nyamuk yang dilepas akan membuat saya atau keluarga berada dalam bahaya, jadi tidak apa-apa." 

Para peneliti berkata, percobaan ini berhasil seperti yang diharapkan. Nyamuk yang terkena vaksin, ternyata juga menurunkannya pada bayi-bayi mereka. 

[Scott Richie, Ahli Serangga, Universitas James Cook]:
"Setidaknya, saya pikir kita tidak akan mendapat wabah penyakit besar lagi. Mungkin hanya serangan penyakit yang lebih kecil, bukan ratusan kasus yang serius." 

Ada beberapa teori tentang mengapa Wolbachia bisa menyetop virus dengue.

Peneliti berkata, mungkin saja Wolbachia meningkatkan daya tahan nyamuk. Yang lain berkata, mikroba ini mungkin merebut makanan di dalam nyamuk, hingga virus dengue sulit berkembang.

50 hingga 100 juta orang jatuh sakit karena demam berdarah setiap tahunnya. Tim peneliti sedang berusaha mendapatkan ijin untuk melakukan percobaan yang sama di daerah epidemi, seperti Vietnam, Thailand dan Brazil.

Video ini Penelitian di Australia
Di ruang pengendalian iklim di Pusat Universitas Moleculer Neuroscience Vanderbilt, hidup ribuan nyamuk Anopheles, yang dikenal sebagai nyamuk malaria. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar