Selasa, 24 September 2013

PELATIHAN SIRKUMSISI DENGAN TEKNIK HIPNOANESTESI





AKPER BELITUNG NEWS – Akademi Keperawatan (AKPER) Pemkab Belitung, melalui Unit Penjaminan Mutu, Penenlitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPMPPM) melaksanakan Pelatihan Sirkumsisi (khitan) Minggu (22/09/2013) kemarin di kampus AKPER Pemkab Belitung.

Adapun peserta dalam pelatihan sirkumsisi ini adalah dari mahasiswa AKPER Pemkab belitung



 
Acara dimulai pukul 09.30 WIB dengan agenda pembukaan acara pelatihan. Sebelum pelatihan dimulai, seremonial pelatihan diawali dengan sambutan dari direktur AKPER Pemkab Belitung Bapak Joko Sarjono, SKM. Dalam sambuatannya,  beliau menyampaikan bahwa salahsatu peran dan fungsi perguruan tinggi adalah melaksanakan pengabdian pada masyarakat. 


Oleh karena itu UPMPPM AKPER Pemkab Belitung melalui Ibu Ns. Ernawati, S.Kep. melaksanakan pelatihan “Sirkumsisi dengan teknik hipnoanestesi” satu hari. Direktur juga menyampaikan bahwa untuk mecapai cita-cita perguruan tinggi (AKPER Pemkab Belitung), ke depannya akan lebih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh AKPER itu sendiri.

Harapannya juga, semoga AKPER Pemkab Belitung bisa menjadi perguruan tinggi yang bersaing, tidak hanya di lokal, akan tetapi tingkat nasional, bahkan internasional. Saat ini, lulusan kita (AKPER) juga sudah mulai bersaing dengan lulusan-lulusan luar, salah satunya ada lulusan AKPER Pemkab Belitung yang kerja di luar Belitung.
Selanjutnya sambutan oleh ketua PPNI Kabupaten Belitung, Bapak Ns. R. Ade Sukarna, S.Kep. yang juga sekaligus membuka secara resmi pelatihan sirkumsisi. Dalam sambutannya, beliau tidak berpanjnang lebar, ia hanya menyampaikan bahwa pelatiah sirkumsisi ini memang sangat penting, mengingat ke depannya mahasiswa juga akan praktik di rumah sakit umum. Tentunya hal ini menjadi penting, ketika mereka di lahan praktik nantinya mendampingi dokter/petugas yang menangani masalah sirkumsisi atau khitan.
Hadir sebagai pembicara/narasumber Bapak Ns. Retno Nugroho, S.Kep. selaku pembicara inti yang menjelaskan teori-teori dalam sirkumsisi dan Saudara Suryan, S.Pd.I menjelaskan sirkumsisi dalam Islam. Setelah materi disampaikan, dilanjutnya dengan praktik sirkumsisi. 

Untuk praktik teknik sirkumsisi peserta dibimbing lansung oleh petugas sirkumsisi, yakni Bapak Yunus dari RSUD Kabupaten Belitung, Bapak Ns. Retno Nugroho, S.Kep. dan Bapak Ns. R. Ade Sukarna, S.Kep. (el-rayyan)





Foto-foto Pelatihan

Ayam  bahan praktik menjahit

Ikan sebagai bahan praktik menjahit




Tidak ada komentar:

Posting Komentar